Sabtu, 26 September 2009

Sabtu, 29 Agustus 2009



CDI RACING
CDI REXTOR
:: Rextor Adjustable :: Rextor Prodrag :: Rextor Monster ::
:: Rextor AC GRM series :: Rextor AC extreme editions :: Rextor Limited Edition
CDI Racing hyperband
CDI TERBARU Bintang Racing Team dengan Keunggulan :
1. Dilengkapi 16 step/kurva yang otomatis menyesuaikan antara RPM dan derajat pengapian paling optimal
2. Teknology FUZZY LOGIC : berfungsi sebagai penstabil pengapian menyesuaikan kondisi
3. Blue EYES : berfungsi sebagai lampu indikator apabila ada masalah dalam sistem pengapian
CDI Racing BRT Dual Band

CDI BRT Dual Band dilengkapi dgn 2 KURVA DERAJAT PENGAPIAN yang bisa diatur sesuai kebutuhan pengguna, Pada CDI ini dilengkapi kabel tambahan yang dapat dikoneksi dengan sklar On-Off. Sehingga untuk mengejar topspeed / akselerasi bisa berpindah MAP saat motor melaju. Atau bisa juga disambungkan ke Handle Bar kopling, agar saat perpindahan gigi dan kopling ditekan RPM dapat terjagaga (teriak).
CDI Racing I-MAX

CDI I-Max BRT,  PROGRAMABLE SIMPLE BUT SURE
1. Tanpa harus repot membawa Laptop untuk kemudahan mencari settingan kurva pengapian ( Simple)
2. Disediakan Remote utk input data yg akan dimasukkan dlm memory CDI I-MAX
3. Waktu cukup singkat untuk memetakan pengapian sehingga dapat memiliki lebih banyak waktu untuk kerja yang sesungguhnya : TEST RIDE MOTOR
MODIFIKASI PISTON UNTUK BALAP
Rangkaian seher dan setang seher memiliki tugas untuk meneruskan dorongan yang diciptakan oleh ledakan hasil pembakaran ke big end di kruk as. Agar dapat bekerja dengan efisien, piston dan ring piston harus menyekat tekanan ruang bakar pada sisi atas, dibarengi dengan sebisa mungkin meminimumkan gesekan piston v.s liner boring.
Kemampuan ring piston menyekat kompresi tergantung dari beban oleh tekanan selama siklus kerja, terutama suhu tinggi serta tekanan dari ruang bakar saat proses langkah usaha. Tekanan di atas ring piston mencoba melesak melewati ring kompresi – BLOWBY – sementara oli mencoba menerobos lewat ring oli dan ring kompresi kedua.
PISTON RACING cuma punya dua ring
PISTON RACING
Semua ini terjadi saat mesin berakselerasi ataupun deselerasi, saat pendinginan waktu overlapping atau dalam suhu panas tinggi saat kompresi, bergesekan terus-menerus dengan dinding silinder. Integritas piston dan pemasangan connecting rod yang benar harus dipastikan agar semua ber-performa handal, oleh karena itu pemilihan komponen yang baik akan menentukan prestasi kerja mesin.
PISTON VELOCITY
Putaran mesin memang dibatasi oleh kemampuan per klep menjaga agar klep tidak floating, namun kecepatan piston melaju di dalam silinder juga patut diperhatikan. Terutama pada mesin balap yang cenderung bekerja di RPM selangit. RPM tinggi cenderung mengurangi usia pakai ring piston, keausan lebih cepat, ataupun kerusakan catastrophic dikarenakan beban dinamika piston selama dia naik-turun-naik-turun-putus-nyambung kaya lagunya BBB… lah… :p
Kecepatan gerak piston di dalam silinder bisa diukur dengan mengalikan Putaran mesin dengan panjang langkah piston alias stroke yang bukan penyakit itu. Hehehehe…
VELOCITY = ( ENGINE RPM x STROKE ) / 6
Dimana Velocity adalah kecepatan yang diukur dalam Feet Per Minutes
RPM adalah putaran mesin setiap menit
STROKE diukur dalam satuah inchi
Contoh, sebuah mesin dengan stroke sepanjang 62.2mm alias 2.43 inch, bekerja pada 12,000 RPM, maka piston velocity nya didapat 4,860 fpm. Mesin balap biasa berkinerja dengan piston velocity hingga 5,700 fpm.
Jika kadang-kadang kamu bertanya-tanya kok mobil balap seperti Formula 1 bisa bekerja hingga 17,000 RPM dengan santai tanpa takut mesin rompal meski putar-putar sirkuit berpuluh kali sampai kita ketiduran saat nonton. Selain sistem Pneumatic Valve yang sanggup meladeni putaran tinggi minus gejala floating, rahasianya adalah SHORT STROKE, meski bekerja pada RPM tinggi piston velocitynya tetap dibawah 5,000 fpm.
Lebih penting, saat piston deselerasi berarti kinerja piston sama dengan saat berakselerasi menuju maximum velocity hanya saja dalam arah yang berlawanan. Seandainya beban saat piston berakselerasi mencapai 2,000 gram, serta bobot seher adalah `150 gram, maka beban inersia sebesar 2,000g x 150g x 2.204 = 661,200 gram alias 661 kilogram. W + O + W = WOW! tinggal bagaimana setang piston dan kruk as mampu menerima beban sebesar itu.
PISTON VELOCITY DAN AKSELERASI
Maximum piston velocity terjadi saat connecting rod berada tegak lurus, atau membentuk 90 derajat terhadap ayunan bandul kruk as. Pada situasi ini, sudut lemparan kruk as biasanya mendekati 75 derajat dari TMA, tergantung panjang setang piston. Beban pada kruk as akan semakin besar jika setang piston semakin pendek dan membentuk sudut yang lebih kecil misal 70 derajat. Rasio panjang connecting rod yang ideal diterapkan untuk balap setidaknya harus 70% lebih panjang dari stroke, atau rasio 1.7 : 1 relatif terhadap rotasi kruk as.
Semoga bermanfaat :)
Piston dikorek biar enteng
Piston dikorek biar enteng

Cara Ngecek Kerusakan CDI

CDI adalah jantungnya mesin motor kita, kalau rusak gawat deh, yang orisinal harganya ratusan ribu rupiah, bahkan jutaan. Kalau pake yang imitasi susah langsamnya sama agak ribet ngatur setelannya, harus diakalin dulu. Jadi waspadai nih si CDI.Kerusakan pada CDI tidak bisa dilihat dengan mata telanjang, harus diukur pake Avometer.
Caranya :

1. Setel avometer pada sinus 200 Volt.
2. Kabel merah avometer dihubungkan ke kabel CDI yang menuju koil.
3. Kabel hitam avometer dihubungkan ke massa/bodi.
4. Nyalakan motor/starter motor dengan kick starter, lalu lihat di avometer apakah ada arus/setrum yang keluar atau tidak ?
5. Bila tidak ada maka CDI rusak, dengan catatan arus/setrum dari sepul dan pulser ada yang mengalir ke CDI. Jadi sebelumnya cek dulu arus tersebut, caranya sama seperti di atas, hanya saja kabel merah avometer dihubungkan ke kabel sepul yang menuju CDI.
6. Kalau nggak ada avometer, coba aja kabel dari CDI yang menuju koil di sambungkan ke body besi motor, terus starter. Kalau ada percikan api berarti CDI masih bisa dipake, kalau nggak ada percikan api berarti CDI rusak, dengan catatan arus/setrum dari sepul dan pulser ada yang mengalir ke CDI.
OK, semoga berguna tulisan ini.

Read More..

Cara Merangkai Kabel Pengapian CDI

Sepeda motor bisa hidup bukan cuma hal mekanis aja yang perlu diperhatikan, tapi juga kelistrikannya, kalau nggak ada setrum, maka dijamin deh tuh motor kagak bakalan hidup.
Kelistrikan yang perlu diperhatikan diantaranya skema pengapian CDI.
Skemanya seperti di bawah ini :

1.Buat motor dengan pengapian arus AC (bolak-balik) :
Rangkaian kabel dari sepul ada empat kabel, yaitu hijau, hitam-merah, kuning dan putih. Kabel hijau untuk massa lampu netral. Kabel hitam-merah untuk positif CDI. Kabel kuning dan putih untuk kiprok/regulator (alat untuk pengisian aki dan lampu utama)

2.Buat motor dengan pengapian arus DC (searah) :
Rangkaian kabel dari sepul magnet ada dua kabel, yaitu hijau dan hitam-merah. kabel hijau untuk massa lampu netral. Kabel hitam-merah buat regulator, tujuannya agar arus yang dialirkan stabil, lalu disimpan aki terus dilanjutkan ke CDI.

Semoga berguna tulisan ini. OK Bikers ?

Read More..

Ngakalin Kampas Kopling Supaya Awet

Buat yang lagi kesulitan duit, terus kampas koplingnya udah agak-agak aus, ini ada triknya buat menghemat uang biar nggak usah beli kampas kopling selama beberapa bulan.
Caranya :

Rendam kampas kopling yang sudah aus tadi di larutan bensin, kurang lebih satu jam aja. Setelah itu dikeringkan dan dipasang kembali seperti semula. Ketebalan kampas kopling yang aus dan baru berbeda jauh, hanya saja kalau sudah aus maka kampasnya agak keras dibandingkan dengan yang baru.
Tetapi dengan cara diatas kampas kopling yang sudah aus pun akan melunak, karena adanya bensin tadi, sehingga nggak slip. Yah lumayanlah untuk jarak sekitar 6.000 kilometer-an. Jarak pakai kampas kopling yand direndam ini tentunya berbeda-beda, tergantung tipe motornya, apakah pake kopling manual atau otomatis.
Silakan dicoba.

Read More..

Ngakalin Kampas Kopling Supaya Awet

Buat yang lagi kesulitan duit, terus kampas koplingnya udah agak-agak aus, ini ada triknya buat menghemat uang biar nggak usah beli kampas kopling selama beberapa bulan.
Caranya :

Rendam kampas kopling yang sudah aus tadi di larutan bensin, kurang lebih satu jam aja. Setelah itu dikeringkan dan dipasang kembali seperti semula. Ketebalan kampas kopling yang aus dan baru berbeda jauh, hanya saja kalau sudah aus maka kampasnya agak keras dibandingkan dengan yang baru.
Tetapi dengan cara diatas kampas kopling yang sudah aus pun akan melunak, karena adanya bensin tadi, sehingga nggak slip. Yah lumayanlah untuk jarak sekitar 6.000 kilometer-an. Jarak pakai kampas kopling yand direndam ini tentunya berbeda-beda, tergantung tipe motornya, apakah pake kopling manual atau otomatis.
Silakan dicoba.

Read More..

Cara Seting Main Jet dan Pilot Jet Karburator

Biasanya kita nggak puas dengan setingan mesin, jika motor kita suah dikorekmaka main-jet dan pilot-jet karburator perlu diseting ulang.
Setingannya tergantung pada korekan motor masing-masing, yang penting bedakan rasa tarikan motor di mesin.
Lakukan penyetelan gas dan angin secara tepat. Jika motor dicoba digeber/gasfull terus tarikannya kurang maka setelan main jet kurang pas. Coba naikan setelan 5 angka dulu. Setelah itu, coba tarik gas lagi. Jika pada tarikan gas yang tinggi masih ada jeda pada pasokan bensin/masih mberebet, berarti main-jet masih kurang juga. Bisa naikan satu step lagi, atau jadi 7 atau 7,5 angka. Biasanya, untuk korekan harian kenaikan itu sudah cukup tinggi.
Sebaliknya, jika saat digas malah terasa mbrebet di putaran atas. Itu artinya, kenaikan main-jet yang dilakukan terlalu besar dan harus diturunin. Selain mbrebet, setelan main kegedean juga berdampak bensin boros. Bensin terbuang dan nggak terbakar maksimal. Bisa dilihat di busi. Kalau cepat sekali hitam, berarti setelan main jet terlalu besar, ciri-ciri kondisi dapat dilihat pada tema busi.
Sementara untuk setelan pilot-jet karburator, coba hal ini. Nyalakan motor, jika motor susah hidup setelah dilakukan penyetelan atau bisa hidup tapi pada putaran bawah tampak seperti ada jeda/kosongnya tarikan seperti bensin enggak jalan. Itu artinya pilot-jet nggak pas, perlu dinaikan.
Cara menaikan juga bertahap. Sama seperti kenaikan main-jet, coba dinaikan 5 angka dulu, jika msih kurang bisa dinaikan satu step lagi antara 5 sampai 7,5 angka. Tentu saja, tergantung karakter mesin msing-masing dan jenis karburator. Tapi biasanya setingan pilot dan main-jet karburator nggak sampai 10.

Read More..

Cara membersihkan karburator

Karburator salah satu komponen yang paling penting kalau motor kita ingin enak diajak jalan. Harus rajin-rajin membersihkan karburator.
Caranya:

1. Bersihkan filter udara/penampung debu.
Lepaskan filter udara yang terpasang pada mulut karburator, lepas busa filter lalu bersihkan dengan cairan pembersih, kemudian biarkan kering sendiri. Jangan dibersihkan dengan cara disemprot udara bertekanan tinggi, karena dapat menyebabkan rusaknya pori-pori busa filter tersebut.
2. Bersihkan karburator.
Buka karburator dengan cara melepas baut-baut pengikat, tutup karburator, katup cuk/choke, kran bensin. Gunakan kunci yang sesuai agar alat-alat tersebut tidak gampang dol. Lepas komponen-komponen karburator lalu tempatkan dalam wadah yang berisi cairan pembersih, biar gampang paka aja cairannya bensin. Lepas mangkok karburator, pelampung dan jarum pelampung, main jet, pilot jet, dan yang lainnya. Hati-hati terhadap parts yang kecil-kecil dan seal/karet pelindung, tempatkan dalam wadah yang mudah terlihat, agar nanti saat pemasangan tidak bingung mencarinya.
Jika sudah terlepas semuanya maka bersihakan karburator dengan kuas, lalu semprot lubang-lubangnya dnegan udara bertekanan tinggi. Gunakan amplas halus untuk membersihkan kotoran pada spuyer-spuyer, Jangan terlalu banyak mengamplasnya, karena dapat menyebabkan perubahaan ukuran diameter spuyer. Setelah bersih, pasang kembali spuyer-spuyer tersebut. Gunakan obeng spuyer dan pengecangannya jangan terlalu keras, cukup gunakan dua jari pada ujung obeng.
3. Setel tinggi pelampung.
Sebelum dipasang komponen-komponen karburator, jangan lupa untuk mengatur tinggi pelampung bensin dengan menggunakan jangka sorong/stigmat.
4. Rakit karburator.
Pasang kembali bagian-bagian karburator yang tadi dilepas. Rakit karburator dan filter udara dengan dipasangkan kembali pada lubang mesin. Lalu setel kongdisi langsam motor pada keadaan mesin hidup. Setel spuyer angin-angin dengan cara memutar searah jarum jam smpai mentok, lalu putar balik beberapa putaran sesuai dengan standar mesin atau kondisi mesin motor kita.
Setel juga baut penyetel langsam yang terletak di pinggir badan karburator. Setel pada keadaan panas mesin yang ideal. Setelan putaran mesin jangan terlalu rendah atau pelan, hal ini dapat menyebabkan oli tidak dapat naik karena tidak terpompa akibat rendahnya putaran mesin.

Semoga tulisan ini berguna. Salam Bikers

Read More..

Fungsi lubang pada spuyer karburator

Lubang yang ada pada bagian samping spuyer berfungsi untuk membantu meratakan sekaligus memecah kucuran bensin dari lubang utama (lubang utama ada di tengah atau terletak tepat di bawah lubang samping spuyer yang menghadap ke bak karburator).
Banyaknya kucuran bensin sangat ditentukan oleh jumlah dan besarnya diameter lubang pada spuyer itu sendiri, saat bensin yang ada di bak karburator terhisap lewat lubang utama dan samping, kapasitasnya tidak akan berkurang sehingga motor gampang hidup.
Kalau ukuran diameter lubang yang terpasang tdiak tepat maka hal ini berpengaruh pada mesin. Jika lubang terlalu besar maka motor akan susah hidup, sebaliknya jika lubang terlalu kecil maka motor akan susah hidup dan gampang panas/terlalu panas. Maka dari itu besrnya lubang pada spuyer harus dibuat sesuai dengan kebutuhan mesin dan biasanya pada part standar bawaan pabrik, ditandai dengan nomor atau angka yang tertera pada spuyer.

Read More..

Karburator bersih, jalan aman

Karburator merupakan jantung sepeda motor, alat penting ini sering terkena serangan kotoran, meskipun dipakai untuk keperluan sehari-hari, apalagi untuk perjalanan jauh.
Kalau karburator dipenuhi kotoran, motorpun bisa ngadat, yah gejalanya mulai terasa kalau jalannya motor agak tersendat-sendat.
Biar aman perjalanan, maka harus rajin mengecek karburator, bisa diservis rutin di bengkel atau dibersihkan sendiri juga gampang.
Caranya baca aja posting-posting di halaman ini tentang karburator. Oke ?

Read More..


Cara Seting Jarum Pelampung Karburator


Kadang-kadang buat motor yang udah lama masa pakainya kita menemukan jarum karburator yang udah nggak pas setelannya/aus, jika hal ini terjadi maka bensin akan keluar terus-menerus alias bocor.Untuk memperbaikinya sukup sediakan ampelas dico/ampelas air halus ukuran 1000, bisa dibeli di toko bangunan, harganya cuma 2.000 perak/lembar. Pertama buka empat sekrup pengikat mangkuk karburator. Kemudian bongkar jarum pelampung, terus ampelas ujungnya dengan cara memutar sampai rata. Ketinggian pelampung dengan sendirinya akan berubah sehingga tidak sesuai dengan standar pabrik. Untuk itu perlu kiat khusus dala penyetelannya.
Begini caranya :
Pasang kembali jarum sama pelampungnya di karburator, lalu buat patokan dasarnya, kemudian ukur lagi tinggi pelampung. Selanjutnya pasang mangkuk karburator, cukup diapit dengan tangan, tidak perlu diikat memakai empat sekrupnya. Posisikan karburator berdiri. Isikan bensin ke karburator sampai bensin mengisi mangkuk karburator, kemudian buka lagi mangkuknya.
Dalam kondisi normal, permukaan bensin (sisi yang mau tumpah) tepat di bibir mangkuk, sedangkan permukaan sisi yang lain, harus pas dengan permukaan dasar coakan ruang pelampung. Cara ini dapat digunakan untuk karburator yang ruang pelampungnya tidak terlalu dalam. Ketika dimiringkan, permukaan bensin di dalam mangkuk harus sejajar dengan batas coakan. Bila terlalu banyak bensin di mangkuk atau istilahnya banjir,maka kita dapat meninggikan pelampung dan jika terjadi sebaliknya/terlalu kurang, maka pelampung dibuat rendah. Pelampung yang terbuat dari pelat, tinggal kita naik-turunkan kaki stopernya. Sedangkan pelampung dari plastik, perlu memanaskan dulu kakinya menggunakan solder atau panas rokok.
Semoga tulisan ini berguna, salam bikers.

Read More..

Cara Perawatan Karburator Vakum

Karburator vakum alias CV (Constant Velocity) sudah jadi standar motor keluaran terbaru. Bisa dilihat pada Yamaha Mio, Honda Vario, Kawasaki Kaze ZX130, Suzuki Thunder, Suzuki Satria F-150. Teknologinya sudah mengikuti teknologi karburator mobil, pertimbangannya pasti soal konsumsi bahan bakar yang irit plus buka-tutup gas yang halus.
Tapi, kinerja karburator vakum bisa terganggu kalau salah perawatan, cara merawatnya berbeda dengan karburator konvensional. Misalnya tidak disarankan buka boks filter udara. Memang awalnya tarikan terasa lebih cepat, tapi kelamaan debu bisa menghambat gerakan skep. Skep di karburator vakum beda karena bahannya dari resin dilapis teflon. Bandingkan dengan skep yang umum dengan bahan logam berlapis krom. Gara-gara kena debu, skep jadi macet dan lama kelamaan lapisan teflon tergores, hasilnya motor susah langsam/nggak stabil.
Bagian lain yang tak kalah sensitif adalah karet karburator vakum. Posisinya ada di atas karbu dan ditutup lempengan besi. Waktu servis nggak perlu dibuka karena kalau sampai salah rakit sehingga karet terjepit maka dapat mengakibatkan kebocoran sehingga putaran mesin jadi ngaco. Karet vakum juga nggak boleh kena bensin. Bisa melar atau paling parah tidak bisa digunakan lagi. Harganya mahal Bro.
Buat yang biasa korek karburator konvensional dengan reamer atau memperbesar diameter venturi. Hal ini jangan dilakukan pada karburator vakum, resikonya skep bisa oblak yang bisa berakibat mesin susah hidup.
Karburator CV bekerja dengan tekanan udara dari crankcase dan intake. Jadi perhatikan kondisi selang vakum yang menuju karbu. Seumpama retak atau sobek, langsung ganti baru karena mesin bakal susah hidup. Kondisi karet pemegang karbu dan intake manifold tidak boleh ada kebocoran karena berimbas skep bakal susah naik. Termasuk klep masuk yang tak lagi rapat pun bisa bikin daya isap ke karbu vakum jadi melorot.
Jadi, hati-hati, teknologi baru, jangan sembarangan merawat, pelajari dulu.
Semoga tulisan ini berguna. Salam bikers.

Read More..

Arti Warna Kabel Kelistrikan Sepeda Motor

teamlho_amlo — Sun, 17/02/2009 - 21:30
Warna kabel tiap merek motor berbeda-beda. Pada dasarnya warna kabel itu hanya mewakili muatan positif(+) dan negatif (-).

Berikut penjelasannya arti warna kabel kelistrikan sepeda motor :

1. HONDA
  • Hijau : (-) masa, berlaku untuk semua negatif
  • Merah : (+) aki
  • Hitam : (+) kunci kontak
  • Putih : (+) alternator pengisian
  • (+) lampu dekat
  • Kuning : (+) arus beban ke saklar lampu
  • Biru : (+) lampu jauh
  • Abu-abu : (+) flasher
  • Biru Laut : (+) sein/reting kanan
  • Oranye : (+) sein/reting kiri
  • Coklat : (+) lampu kota
  • Hitam-Merah : (+) spul CDI
  • Hitam-Putih : (+) kunci kontsk
  • Hitam-Kuning: (+) koil
  • Biru-Kuning : (+) pulser CDI
  • Hijau-Kuning: (+) lampu rem

2. YAMAHA
  • Hitam : (-) masa, berlaku untuk semua negatif
  • Hijau : (+) arus beban penerangan
  • Merah : (+) arus positif dari aki
  • Kuning : (+) lampu jauh
  • Coklat : (+) sein/reting kiri
  • Hijau : (+) arus beban (penerangan, dll)
  • Putih-Merah : (+) pulser CDI
  • Hijau-Hitam : (+) rem
3. SUZUKI
  • Hitam-Putih : (-) masa, berlaku untuk semua negatif
  • Putih-Merah : (+) pengisian dari magnet
  • Putih-Biru : (+) koil ke CDI
  • Putih-Hitam : (+) lampu rem
  • Kuning-Putih: (+) penerangan/lampu
  • Biru-Kuning : (+) pulser ke CDI
  • Merah : (+) aki
  • Oranye : (+) kunci kontak
  • Abu-abu : (+) lampu belakang
  • Hijau Muda : (+) Sein/reting kanan
  • Hitam : (+) sein/reting kiri

4. KAWASAKI
  • Hitam-Kuning: (-) masa, berlaku untuk semua negatif
  • Putih-Merah : (+) aki
  • Merah-Hitam : (+) lampu jauh
  • Merah-Kuning: (+) lampu dekat
  • Abu-abu : (+) Sein/reting kanan
  • Hijau : (+) sein/reting kiri
  • Biru : (+) lampu rem
  • Merah : (+) lampu belakang
  • Coklat : (+) klakson

Jumat, 28 Agustus 2009


    BENTUK DASAR MESIN 2 TAK
Possibly related posts: (automatically generated)
Possibly related posts: (automatically generated)
Possibly related posts: (automatically generated)

Kopling

Kopling

Fungsi kopling adalah sebagai penghubung dan pemutus tenaga putaran mesin dan poros engkol. Pada umumnya kopling terletak diantara primer reduksi dan transmisi, atau tipe lain yang terletak pada poros engkol.
Ada 2 jenis kopling yang digunakan pada sepeda motor :
a) Kopling otomatis, yaitu kopling yang bekerja berdasarkan gaya sentrifugal, yang menghubungkan serta memutuskan tenaga mesin tergantung dari putaran mesin itu sendiri.
b) Kopling manual, yaitu kopling yang bekerja secara manual yang dilakukan oleh pengendara itu sendiri.

Mekanisme kerja kopling adalah putaran mesin dari poros engkol akan diteruskan oleh kopling menuju transmisi dan ke roda belakang, pada saat kanvas kopling dan plat kopling merapat,akan tetapi putaran mesin dari poros engkol menuju transmisi akan terputus jika kanvas dan plat kopling merenggang.

Sistem Penyalaan

Sistem Penyalaan

System penyalaan adalah salah satu sistem pada motor yang sangat penting untuk diperhatikan. Sistem penyalaan ini erat hubungannya dengan tenaga ( daya ) yang dibangkitkan oleh suatu mesin. Apabila system tidakbekerja dengan baik dan tepat, maka hal ini dapat mengganggu kelancaran pembakaran campuran bahan bakar dan udara didalam silinder sehingga tenaga yang dihasilkan oleh mesin bberkurang.
Sistem penyalaan campuran bahan bakar diruang bakar pada umumnya ada 2 macam ;yaitu sistem batere dan sistem magnet. Kedua sistem ini mempunyai tujuan yang sama, yakni sama – sama memakai arus listrik dan bertujuan membangkitkan tegangan yang tinggi,yang memungkinkan meloncatnya bunga api listrik ( electron ) diantara kedua ujung kutub busi, tegangan yang di bangkitkan kira kira 10.000 volt.

Sistem Pendinginan Mesin

Sistem Pendinginan Mesin

Sepeda motor umumnya menggunakan pendinginan dengan udara yang dilewatkan melalui sirip sirip sekeliling silinder mesin, sedangkan tujuan utama system pendinginan jenis ini adalah :
a) Untuk mencegah terbakarnya lapisan pada dinding silinder.
b) Guna mereduksi tegangan – tegangan termis pada bagian –bagian silinder, torak, cincin torak, dan katup.
c) Untuk menaikkan efisiensi panas.

Bila temperature minyak pelumas terlalu tinggi, kesanggupan lumasnya menurun, selain itu temperature ruang bakarnya yang terlalu tinggi akan mempercepat keausan katup buang. Pada motor – motor besar kepala torak, batang katup dan saluran buang juga di dinginkan

Sistem Pendinginan Mesin

Sistem Pendinginan Mesin

Sepeda motor umumnya menggunakan pendinginan dengan udara yang dilewatkan melalui sirip sirip sekeliling silinder mesin, sedangkan tujuan utama system pendinginan jenis ini adalah :
a) Untuk mencegah terbakarnya lapisan pada dinding silinder.
b) Guna mereduksi tegangan – tegangan termis pada bagian –bagian silinder, torak, cincin torak, dan katup.
c) Untuk menaikkan efisiensi panas.

Bila temperature minyak pelumas terlalu tinggi, kesanggupan lumasnya menurun, selain itu temperature ruang bakarnya yang terlalu tinggi akan mempercepat keausan katup buang. Pada motor – motor besar kepala torak, batang katup dan saluran buang juga di dinginkan

Sistem Pelumasan Mesin

Sistem Pelumasan Mesin

Seluruh peralatan yan bergerak didalam suatu motor bakar selalu mengadakan pergesekan, untuk mengatasinya diperlukan minyak pelumas didalam setiap motor bakar. Apabila system pelumasan tidak diperhatikanpada suatu motor bakar, maka akan mengakibatkan :
a) Bagian peralatan yang bergesekan akan cepat aus.
b) Timbulnya panas yang berlebihan.
c) Tenaga mesin berkurang.
d) Timbul karat.

Fungsi minyak pelumas secara keseluruhan ialah untuk mencegah atau mengurangi :
a) Gesekan.
b) Persentuhan bidang kerja.
c) Pemanasan yang berlebihan.
d) Keausan.
e) Karat.
f) Pengedapan kotoran.

Bagian – bagian yang penting dari motor yang memerlukan pelumasan :
a) Dinding silinder dan torak.
b) Bantalan poros engkol dan batang penggerak.
c) Bantalan poros kam.
d) Mekanisme katup.
e) Pena poros.
f) Kipas angin.
g) Pompa.
h) Mekanisme pengapian.

Sistem Bahan Bakar

Sistem Bahan Bakar

Bensin tidak akan terbakar tanpa adanya oksigen yang terdapat di dalam udara, dengan demikian peranan udara disini untuk mempermudah pembakaran bensin. Disamping faktor mempermudah pembakaran, juga terdapat terjadinya pencampuran dengan udara. Untuk itu bentuk campuran bensin dari tangkinya diubah menjadi bentuk partikel partikel kecil yang disebut kabut didalam ruang bakar, suatu peralatan yang bekerja untuk membentuk terjadinya hal – hal tersebut di atas di namakan “ karburator “ , dapat dijelaskan sebagai berikut.
a) Mencampur perbandingan udara dengan bensin dalm perbandingan yang tepat pada setiap tingkat putaran mesin.
b) Memasukan campuran bensin dengan udara ke dalam ruang bakar dalam bentuk kabut.

Kebutuhan bensin didalam suatu mesin tergantung dari suhu, beban dan percepatan mesin, demikian juga pada bentuk perbandingannya dimana untuk putaran stasioner, beban yang berat dan percepatan yang tinggi memerlukan perbandingan campuran kaya, sebaliknya akan memerlukan perbandingan miskin untuk putaran mesin yang normal dan beban ringan.Variasi dalam perubahan perbandingan campuran udara dan bensin dapat dilakukan secara otomatis oleh bagian – bagian peralatan yang

Prinsip Kerja Motor Bakar

Pada umumnya dewasa ini mesin banyak di pakai dalam berbagai hal. Sebagai contoh yang paling gampang di temui adalah sepeda motor. Sepeda motor sendiri menggunakan dua tipe mesin yang berbeda yaitu 4 tak dan 2 tak. Keduanya merupakan motor baker pembakaran dalam, dimana motor bakar adalah salah satu jenis dari mesin panas/kalor yang mengubah tenaga dari bahan bakar menjadi tenaga mekanis dan pengubahan itu di lakukan oleh mesin itu sendiri.Saat ini motor bakar torak dengan gerakan torak bolak balik mempunyai peranan yang sangat penting dalam kehidupan manusia.


Prinsip Kerja Motor Bakar :

Supaya motor bakar dapat bekerja maka dia harus melakukan empat hal, yakni :
a) Menghisap bahan bakar (merupakan campuran bensin dengan udara murni ) agar masuk ke dalam ruang bakar.
b) Menaikkan tekanan gas campuran bensin dan udara agar diperoleh tekanan hasil pembakaran yang cukup tinggi.
c) Meneruskan gaya tekanan hasil pembakaran sedemikian rupa sehingga dapat dipakai sebagai tenaga penggerak.
d) Membuang gas – gas hasil pembakaran keluar dari ruang pembakaran.

Prinsip kerja motor merupakan suatu siklus, yaitu rangakian peristiwa yang selalu berulang kembali mengikuti jejak yang sama seperti semula dan membentuk rangkaian tertutup.

Siklus pada motor bakar mengikuti proses sebagai berikut
a) Mengisi campuran bensin dan udara segar ke dalam silinder.
b) Mengkompresikan campuran tersebut di dalam silinder.
c) Menyalakan campuran bahan bakar dan udara pada akhir langkah kompresi.
d) Mengekspansikan gas hasil pembakaran.
e) Menbuang gas hasil akhir pembakaran keluar silinder melalui saluran buang.

Prinsip Kerja Motor Bakar

Pada umumnya dewasa ini mesin banyak di pakai dalam berbagai hal. Sebagai contoh yang paling gampang di temui adalah sepeda motor. Sepeda motor sendiri menggunakan dua tipe mesin yang berbeda yaitu 4 tak dan 2 tak. Keduanya merupakan motor baker pembakaran dalam, dimana motor bakar adalah salah satu jenis dari mesin panas/kalor yang mengubah tenaga dari bahan bakar menjadi tenaga mekanis dan pengubahan itu di lakukan oleh mesin itu sendiri.Saat ini motor bakar torak dengan gerakan torak bolak balik mempunyai peranan yang sangat penting dalam kehidupan manusia.


Prinsip Kerja Motor Bakar :

Supaya motor bakar dapat bekerja maka dia harus melakukan empat hal, yakni :
a) Menghisap bahan bakar (merupakan campuran bensin dengan udara murni ) agar masuk ke dalam ruang bakar.
b) Menaikkan tekanan gas campuran bensin dan udara agar diperoleh tekanan hasil pembakaran yang cukup tinggi.
c) Meneruskan gaya tekanan hasil pembakaran sedemikian rupa sehingga dapat dipakai sebagai tenaga penggerak.
d) Membuang gas – gas hasil pembakaran keluar dari ruang pembakaran.

Prinsip kerja motor merupakan suatu siklus, yaitu rangakian peristiwa yang selalu berulang kembali mengikuti jejak yang sama seperti semula dan membentuk rangkaian tertutup.

Siklus pada motor bakar mengikuti proses sebagai berikut
a) Mengisi campuran bensin dan udara segar ke dalam silinder.
b) Mengkompresikan campuran tersebut di dalam silinder.
c) Menyalakan campuran bahan bakar dan udara pada akhir langkah kompresi.
d) Mengekspansikan gas hasil pembakaran.
e) Menbuang gas hasil akhir pembakaran keluar silinder melalui saluran buang.

Kopling Primer

Kopling Primer

Kopling primer berfungsi untuk melayani star jalan, sedangkan kopling skunder berfungsi untuk melayani pengoperan gigi.
Kopling primer terletak pada poros engkol yang terdiri dari :
a) Outer cluth berputar bebas pada poros engkol
b) Inner cluth berputar mengikuti putaran poros engkol
c) Drive plate berupa kanmvas yang terletak pada inner cluth,yang berfungsi sebagai penghubung putaran dari inner cluth ke outer cluth
d) Drive gear sebagai penghubung outer cluth dengan kopling skunder.

Cara kerja kopling primer pada saat berputar stasioner ( lambat ) drive plate belum bekerja,sehingga outer cluth belum berfungsi, namun bila saat mesin mencapai 1400 rpm atau lebih maka drive plte akan mengembang karena adanya gaya sentrifugal sehingga akan merapat ke outer cluth dan outer cluth mulai berfungsi menerima putaran dari poros engkol yang akan meneruskan putaran tersebut ke kopling skunder melalui drive gear.

Sistem Kerja Motor Bakar 2 Langkah dengan 4 Langkah

Kali ini saya akan menjelaskan tentang sistem kerja dari motor bakar 4 langkah serta dibandingkan dengan saudara pendahulunya 2 langkah. Seringkali kita mendapati klaim dari sejumlah orang yang berkata bahwa”motor 2 tax tuh lebih kencang, tapi juga lebih boros”. Oleh karenanya kita akan coba menelaah lebih dalam mengenai klaim tersebut secara kacamata seorang engiiner.
Pertama mari kita lihat terlebih dahulu skema pembakaran pada motor 4 langkah.2
perhatikan sistem pembakaran motor bakar 4 langkah sebagai berikut:
Langkah 1: fuel dan udara masuk melalui inlet piston terdorong ke bawah katup buang tertutup menutup, poros engkol berputar.
Langkah 2: Poros engkol memutar balik, piston bergerak ke atas busi menyala dan pembakaran dimulai.
Langkah 3:Gas hasil pembakaran menimbulkan panas dan tekanan mendorong piston balik ke bawah. Sehingga katup buka membuka
Langkah 4:Gas buang terbuang melalui katup buang, sehingga piston kembali ke atas mengisi ruang kosng yang ditinggalkan gas buang,katup buka membuka.
4-stroke-engine1
Sekarang kita lihat sistem pembkaran pada motor dua langkah
Langkah1:Fuel dan udara masuk melalui inlet, piston bergerak ke atas, lubang pembuangan tertutup(terhalang)
Langkah 2:Busi nyala membakar fuel dan udara,gas buang mendorong piston bergerak balik ke bawah, lubang buang terbuka gas buangpun keluar dari mesin bakar.
mesin-2-tak
Sekarang dari penjabaran dia atas dapat kita lihat bahwa :
  1. motor 2 langkah hanya membutuhkan 2 langkah kerja untuk satu kali sesi pembakaran sedangkan motor 4 langkah butuh 4 langkah, sehingga secara teoritis untuk ukuran piston yang sama (misal 150 cc) motor 2 langkah akan menghasilkan 2 kali lipat daya dibanding motor 4 langkah. Hal ini pula yang menyebabkan “tarikan” motor 2 langkah dapat lebih cepat dibanding motor 4 langkah.
  2. pada motor 2 langkah skema pembuangan gas hasil pembakaran terkesan tradisional,dimana tidak terdapat katup, akibatnya gas buang terkadang tidak tebuang sempurna. Bahkan sejumlah fuel yang menguap ada yang ikut terbuang, hal inilah yang menyebabkan motor 2 langkah menjadi lebih boros sebab sistem pembuanganya yang tidak sebaik pada motor 4 langkah.
  3. pelumasan pada motor 2 langkah tidak dilakukan secara percikan seperti motor 4 langkah sehingga oli motor harus dilumaskan dengan cara mencampurkannya bersama dengan fuel. Akibatnya sebagian oli ikut menguap dan juga terkadang ikut terbakar ataupun terbuang bersama gas hasil pembakaran. Asap putih yang timbul pada motor 2 langkah adalah menunjukan adanya oli yang ikut terbakar. hal ini pula yang menyebabkan motor 2 langkah pun cenderung boros oli juga.
Untuk sementara bahasan kita batasi pada motor bakar berbahan bakar bensin, di artikel selanjutnya kita akan coba membandingkan sistem kerja dari motor bensin dibandingkan dengan motor diesel

Kamis, 27 Agustus 2009

CAH MENYONX "JETIS"



Cara Kerja Mesin 4 Tak
Contributed by Mr. Teamlho
Friday, 09 March 2009
Putaran empat-tak
Putaran empat tak atau (Putaran Otto) dari sebuah mesin pembakaran dalam adalah putaran yang sering digunakan
untuk otomotif dan industrik sekarang ini (mobil, truk, generator, dll).
Mesin dikonsepsikan oleh teknisi Perancis, Alphonse Beau de Rochas pada 1862, dan secara terpidah, oleh teknisi
Jerman Nikolaus Otto pada 1876. Putaran empat tak lebih irit dan pembakarannya lebih bersih dari putaran dua tak,
tetapi membutuhkan lebih banyak bagian yang bergerak dan keahlian pembuatan. Dia juga lebih mudah dibuat dalam
konfigurasi multi-silinder dari dua tak, membuatnya sangat berguna dalam aplikasi tenaga-besar seperti mobil.
Kemudian, diciptakan juga mesin Wankel yang juga memiliki empat fase yang serupa hanya saja dia merupakan mesin
pembakaran berputar dan bukan mesin berulang seperti putaran empat tak.
Putaran Otto dikarakterisasikan oleh empat tak, atau gerakan lurus bergantian, maju dan mundur, dari sebuah piston di
dalam silinder: 
- intake (induction) stroke
- compression stroke
- power (combustion) stroke
- exhaust stroke Putaran 4 tak (atau putaran Otto)                        
Putaran ini dimulai pada top dead center, ketika piston berada pada titik paling atas. Pada saat stroke pertama
(pengambilan) piston, sebuah campuran bahan bakar dan udara ditarik ke dalam silinder melalui lubang intake. Valve
lubang intake kemudian tertutup, dan kemudian stroke ke atas (kompresi) mengkompres campuran bensin-udara.
Campuran bensin-udara kemudian dinyalakan biasanya, oleh sebuah busi untuk mesin bensin atau putaran Otto, atau
dengan panas dan tekanan dari kompresi untuk putaran Diesel dari mesin penyala kompresi, pada saat stroke kompresi
berada di atas. Akibat dari pengembangan dari pembakaran gas kemudian mendorong piston ke bawah untuk stroke ke-
3 (tenaga), dan kemudian pada stroke ke atas yang ke-4 dan terakhir (pembuangan) mengeluarkan gas sisa
pembakaran dari silinder melalui valve pembuangan yang terbukan, melalui lubang pembuangan.