Jumat, 28 Agustus 2009

Sistem Kerja Motor Bakar 2 Langkah dengan 4 Langkah

Kali ini saya akan menjelaskan tentang sistem kerja dari motor bakar 4 langkah serta dibandingkan dengan saudara pendahulunya 2 langkah. Seringkali kita mendapati klaim dari sejumlah orang yang berkata bahwa”motor 2 tax tuh lebih kencang, tapi juga lebih boros”. Oleh karenanya kita akan coba menelaah lebih dalam mengenai klaim tersebut secara kacamata seorang engiiner.
Pertama mari kita lihat terlebih dahulu skema pembakaran pada motor 4 langkah.2
perhatikan sistem pembakaran motor bakar 4 langkah sebagai berikut:
Langkah 1: fuel dan udara masuk melalui inlet piston terdorong ke bawah katup buang tertutup menutup, poros engkol berputar.
Langkah 2: Poros engkol memutar balik, piston bergerak ke atas busi menyala dan pembakaran dimulai.
Langkah 3:Gas hasil pembakaran menimbulkan panas dan tekanan mendorong piston balik ke bawah. Sehingga katup buka membuka
Langkah 4:Gas buang terbuang melalui katup buang, sehingga piston kembali ke atas mengisi ruang kosng yang ditinggalkan gas buang,katup buka membuka.
4-stroke-engine1
Sekarang kita lihat sistem pembkaran pada motor dua langkah
Langkah1:Fuel dan udara masuk melalui inlet, piston bergerak ke atas, lubang pembuangan tertutup(terhalang)
Langkah 2:Busi nyala membakar fuel dan udara,gas buang mendorong piston bergerak balik ke bawah, lubang buang terbuka gas buangpun keluar dari mesin bakar.
mesin-2-tak
Sekarang dari penjabaran dia atas dapat kita lihat bahwa :
  1. motor 2 langkah hanya membutuhkan 2 langkah kerja untuk satu kali sesi pembakaran sedangkan motor 4 langkah butuh 4 langkah, sehingga secara teoritis untuk ukuran piston yang sama (misal 150 cc) motor 2 langkah akan menghasilkan 2 kali lipat daya dibanding motor 4 langkah. Hal ini pula yang menyebabkan “tarikan” motor 2 langkah dapat lebih cepat dibanding motor 4 langkah.
  2. pada motor 2 langkah skema pembuangan gas hasil pembakaran terkesan tradisional,dimana tidak terdapat katup, akibatnya gas buang terkadang tidak tebuang sempurna. Bahkan sejumlah fuel yang menguap ada yang ikut terbuang, hal inilah yang menyebabkan motor 2 langkah menjadi lebih boros sebab sistem pembuanganya yang tidak sebaik pada motor 4 langkah.
  3. pelumasan pada motor 2 langkah tidak dilakukan secara percikan seperti motor 4 langkah sehingga oli motor harus dilumaskan dengan cara mencampurkannya bersama dengan fuel. Akibatnya sebagian oli ikut menguap dan juga terkadang ikut terbakar ataupun terbuang bersama gas hasil pembakaran. Asap putih yang timbul pada motor 2 langkah adalah menunjukan adanya oli yang ikut terbakar. hal ini pula yang menyebabkan motor 2 langkah pun cenderung boros oli juga.
Untuk sementara bahasan kita batasi pada motor bakar berbahan bakar bensin, di artikel selanjutnya kita akan coba membandingkan sistem kerja dari motor bensin dibandingkan dengan motor diesel

Tidak ada komentar:

Posting Komentar